Bantul, 3 April 2026 – Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Bantul bekerja sama dengan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) menyelenggarakan kegiatan Business Matching Pelaku Usaha Kabupaten Bantul di Gedung Mandala Saba Purwa, Komplek Parasamya Kabupaten Bantul.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang mempertemukan pelaku usaha dengan jaringan ritel modern, tetapi juga menjadi sarana peningkatan kapasitas UMKM melalui kurasi produk dan edukasi bisnis. Salah satu materi utama disampaikan oleh perwakilan HIPPINDO, Liliek Setiawan, yang memaparkan strategi dan persiapan yang harus dilakukan pelaku usaha agar produknya dapat diterima di jaringan ritel modern.
Dalam materi bertajuk “Teknis Menjadi Pemasok di Retail Modern”, dijelaskan bahwa keberhasilan suatu produk masuk ke rak ritel tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk semata, tetapi juga kesiapan usaha secara menyeluruh. Pelaku UMKM perlu memiliki profil usaha yang profesional, mencakup legalitas usaha, kapasitas produksi, deskripsi produk, hingga struktur harga yang jelas.
Selain itu, legalitas produk menjadi persyaratan penting yang harus dipenuhi, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikat merek, serta izin edar sesuai kategori produk. Dari sisi pemasaran, kemasan produk juga harus mampu bersaing, baik dari segi desain, keamanan, kelengkapan informasi, maupun penggunaan barcode standar internasional.
HIPPINDO juga menekankan pentingnya standardisasi produksi melalui penerapan prosedur operasional standar (SOP), sistem pengendalian mutu, serta kemampuan menjaga kapasitas produksi secara konsisten. Hal tersebut diperlukan agar pelaku usaha mampu memenuhi permintaan pasar dalam jumlah besar dan berkelanjutan.
Sebagai bekal pengembangan usaha, HIPPINDO juga mendorong para pelaku UMKM untuk memanfaatkan pendekatan Business Model Canvas guna memetakan model bisnis secara komprehensif, mulai dari segmen pelanggan, proposisi nilai, saluran distribusi, hubungan pelanggan, hingga sumber pendapatan.
Melalui kegiatan ini, DKUKMPP Kabupaten Bantul berharap semakin banyak UMKM lokal yang mampu memenuhi standar pasar modern dan memperluas akses pemasaran produknya.
